{"id":7696,"date":"2022-12-08T00:00:00","date_gmt":"2022-12-08T05:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/blog\/5-tantangan-marketing-teratas-2023-dan-cara-mengatasinya\/"},"modified":"2026-04-18T16:25:27","modified_gmt":"2026-04-18T20:25:27","slug":"2023-marketing-challenges-and-solutions","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/","title":{"rendered":"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya)"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-group alignfull is-style-surface-primary has-global-padding is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained is-style-surface-primary--1\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ada satu kualitas yang harus diwujudkan oleh sebagian besar marketer sejak pandemi, itu adalah <i>agilitas.<\/i><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 2020, marketer harus mengubah taktik marketing dan rencana konten mereka secara mendadak agar sesuai dengan pekerjaan jarak jauh, masalah rantai pasokan, dan penundaan layanan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dua tahun kemudian, marketer masih memerlukan fleksibilitas. Mendung resesi yang mungkin terjadi berarti banyak tim harus memaksimalkan anggaran yang ketat dan pengurangan staf. Dan seiring dengan penghentian cookie<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Bloomberg, \u201cGoogle Delays Phasing Out Ad Cookies on Chrome Until 2024,\u201d Juli 2022\">1<\/sup> marketer akan memerlukan taktik pencarian sumber data baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekaranglah waktunya untuk menjadi proaktif. Saat Anda menyongsong tahun baru dan segala peluangnya, kami telah menguraikan lima tantangan marketing teratas yang perlu dihadapi pelaku bisnis pada tahun 2023. Lanjutkan membaca untuk mempelajari cara mengubah hambatan tersebut menjadi peluang pertumbuhan bagi bisnis Anda.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img data-dominant-color=\"8f817c\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #8f817c;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"842\" height=\"474\" class=\"wp-image-560 not-transparent\" src=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-1-842x474-5-.jpg\" alt=\"Sekelompok besar orang mengenakan masker berjalan keluar dari stasiun transportasi umum\" srcset=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-1-842x474-5-.jpg 842w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-1-842x474-5-.jpg?resize=300,169 300w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-1-842x474-5-.jpg?resize=768,432 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 842px) 100vw, 842px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"1-menarik-perhatian-untuk-menjangkau-pemirsa\" class=\"wp-block-heading\"><b>1. Menarik perhatian untuk menjangkau pemirsa<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pandemi memaksa banyak tim marketing untuk mengembangkan strategi kreatif baru agar bisa terhubung dengan pemirsa target mereka secara jarak jauh. Laporan CMO Survey 2022, Marketing di Era Pasca-COVID<sup class=\"wab-note\" data-title=\"CMO Survey, \u201cMarketing di Era Pasca-COVID\u201d, September 2022\">2<\/sup>, menemukan bahwa 65,1% responden mengatakan mereka meningkatkan jumlah saluran yang digunakan selama pandemi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, setelah dua tahun menghabiskan waktu di dunia online, banyak konsumen yang muak dengan bombardiran digital yang terus-menerus. Mereka merasa frustasi karena diblokir oleh iklan sebelum bisa menonton video, membaca artikel, atau menonton acara favorit mereka. Para pembeli dibanjiri dengan iklan, dan marketing serta iklan tradisional diprediksi akan kembali pada tahun 2023. Hal ini akan makin memperburuk kejenuhan melihat iklan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tantangan bagi marketer pada tahun baru adalah mencari cara untuk menarik perhatian pelanggan di antara kesibukan sehari-hari agar bisa membangun hubungan yang tulus dan jangka panjang dengan pemirsa target. Rahasia agar mudah diingat? Personalisasikan pengalaman pelanggan Anda sebanyak mungkin.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"cara-membuat-suara-anda-didengar\" class=\"wp-block-heading\"><b>Cara membuat suara Anda didengar:<\/b><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Terhubung dengan pelanggan di saluran pilihan mereka: <\/b>Gunakan data perilaku pelanggan untuk menentukan saluran yang diinginkan pembeli untuk terhubung, serta di mana Anda harus menginvestasikan anggaran dan sumber daya. <br><br>Misalnya, Laporan Tren Berkirim Pesan Bisnis Lokal 2022 dari Podium<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Podium, \u201c2022 Local Business Messaging Trends,\u201d 2022\">3<\/sup> menemukan bahwa setiap kelompok usia yang disurvei (bahkan yang berusia di atas 60 tahun) mencantumkan pesan teks sebagai saluran pilihan untuk terhubung dengan bisnis. Laporan ini juga menemukan bahwa lebih dari 40% pelanggan akan beralih ke bisnis atau penyedia layanan lain yang menawarkan komunikasi berkirim pesan. Data ini menunjukkan bahwa jika Anda saat ini belum berinvestasi dalam pengiriman pesan, melakukannya kemungkinan besar akan memiliki efek positif pada penciptaan prospek dan tingkat konversi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Gunakan segmentasi pelanggan untuk menciptakan pengalaman bertarget: <\/b>Evolusi digital penuh mungkin membutuhkan waktu bagi beberapa organisasi, tetapi Anda bisa langsung memanfaatkan saluran saat ini untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi. Klasifikasikan pelanggan ke dalam pengelompokan yang sama (misalnya berdasarkan usia, wilayah, atau preferensi komunikasi), dan buat strategi marketing yang unik untuk menjangkau setiap kelompok. <br><br>Misalnya, Anda mencoba membangun basis pelanggan millennial yang lebih kuat, dan riset Anda menunjukkan bahwa pelanggan ini lebih suka mengirimkan pesan teks ke bisnis daripada menerima panggilan telepon. Anda dapat mengelompokkan semua pelanggan millennial Anda, dan menandai preferensi komunikasi mereka sebagai \u201ckhusus teks\u201d. Lalu, jika seorang millennial mengisi formulir minat di situs Anda, staf penjualan yang menindaklanjuti prospek akan tahu untuk menghubungi melalui SMS terlebih dahulu. Detail kecil ini membuat pelanggan Anda merasa dihargai, nyaman, dan yang terpenting, dihargai oleh merek Anda, sehingga pada akhirnya membangun kepercayaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Berinvestasi dalam pelatihan tim:<\/b> Jika Anda akan menggunakan saluran baru di tahun 2023, berdayakan tim in-house Anda dengan pelatihan yang tepat agar mereka mampu menggunakannya. Tawarkan sertifikasi inti dan kursus pendidikan berkelanjutan yang disponsori perusahaan untuk membantu mereka memahami dan merasa percaya diri menggunakan saluran baru ini saat Anda mengintegrasikannya ke dalam kampanye marketing. Investasi ini akan terbayar saat bisnis Anda mulai meningkatkan pertumbuhan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perubahan, bahkan perubahan positif, selalu memicu kecemasan bagi para pemimpin dan anggota tim. Saat Anda mulai memperkenalkan kembali strategi pra-pandemi, tambahkan satu atau dua saluran baru dalam satu waktu agar semua orang memiliki waktu untuk beristirahat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img data-dominant-color=\"938d85\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #938d85;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"842\" height=\"474\" class=\"wp-image-612 not-transparent\" src=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-2-842x474-5-.jpg\" alt=\"Seseorang memimpin rapat grup yang beranggotakan enam orang di ruang konferensi\" srcset=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-2-842x474-5-.jpg 842w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-2-842x474-5-.jpg?resize=300,169 300w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-2-842x474-5-.jpg?resize=768,432 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 842px) 100vw, 842px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"2-anggaran-marketing-dan-periklanan-yang-lebih-ketat\" class=\"wp-block-heading\"><b>2. Anggaran marketing dan periklanan yang lebih ketat<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak gabungan inflasi dan resesi yang akan datang akan menyebabkan banyak perusahaan mengurangi anggaran mereka pada tahun 2023. 42,3% responden survei CMO<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Survei CMO, \u201cMarketing in a Post-COVID Era\u201d, September 2022\">4<\/sup> mengatakan bahwa mereka mengurangi pengeluaran karena inflasi. Studi ini juga menemukan bahwa 64,9% perusahaan yang disurvei telah menaikkan harga untuk mengatasi inflasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Marketer berada dalam posisi yang sulit. Mereka harus membuktikan nilai dari saluran marketing baru dan yang sudah ada, serta nilai strategisnya bagi kepemimpinan bisnis untuk mengamankan pendanaan departemen. Pada saat yang sama, mereka harus menemukan cara untuk menegaskan kembali nilai merek mereka kepada pelanggan yang menghadapi kenaikan harga baru dan kejengkelan karena kurangnya rantai pasokan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saluran digital yang menjadi fokus investasi banyak marketer juga mahal. Responden survei melaporkan bahwa 57,9% dari anggaran marketing mereka dialokasikan untuk mode digital seperti SEO, marketing influencer, dan marketing konten pada tahun 2022. Dan saluran ini sering kali tidak memiliki KPI instan yang bisa Anda gunakan untuk meyakinkan pimpinan agar meningkatkan pengeluaran. Lakukan kampanye konten SEO. Meski fitur ini sangat efektif, Anda mungkin perlu menunggu berbulan-bulan\u2013atau lebih lama\u2013untuk melihat hasil yang konkret.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"cara-mengelola-anggaran-yang-terus-berkurang\" class=\"wp-block-heading\"><b>Cara mengelola anggaran yang terus berkurang:<\/b><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Optimalkan anggaran Anda dengan mengintegrasikan perpesanan ke saluran yang ada: <\/b>Rekesi berarti anggaran yang lebih ketat, begitu juga dengan tim marketing. Namun, Anda bisa memaksimalkan anggaran kecil jika menggabungkan saluran sosial dan digital dengan pengiriman pesan. Percakapan langsung dengan pelanggan adalah cara yang bagus untuk menjawab pertanyaan dan mendorong prospek melakukan pembelian, sambil membangun hubungan yang lebih baik dalam prosesnya. <br><br>Contohnya adalah halaman bisnis Instagram atau Facebook. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk tersedia bagi pelanggan melalui DM (kecuali untuk membayar staf yang memantau kotak masuk, tentunya). Namun, bagi pelanggan, melakukan interaksi pribadi khusus dengan anggota tim Anda secara santai, mudah, dan asinkron bisa berarti perbedaan antara memperoleh pelanggan selamanya dan kehilangan pelanggan ke pesaing.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Lacak ROI konversi dengan kode UTM: <\/b>Untuk melacak konversi di digital marketing, gunakan kampanye Anda untuk mengarahkan pelanggan ke halaman situs menggunakan kode UTM. Kode ini ditambahkan ke akhir alamat URL Anda, sehingga memungkinkan Anda melacak pengguna mana yang mengunjungi halaman langsung dari konten Anda, yang bisa membantu menentukan tingkat konversi Anda. Gunakan UTM di media digital marketing mana pun yang memiliki ajakan bertindak di halaman lain, seperti buletin email, iklan pay-per-click (PPC), video, webinar, dan blog.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sayangnya, begitu banyak pendekatan marketing saat ini adalah permainan panjang yang tidak memberikan hasil segera. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa terus memantau kampanye yang sukses untuk membuktikan nilai departemen Anda.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img data-dominant-color=\"828380\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #828380;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"842\" height=\"474\" class=\"wp-image-655 not-transparent\" src=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-3-842x474-5-.jpg\" alt=\"Seseorang duduk di meja sambil menggulir telepon\" srcset=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-3-842x474-5-.jpg 842w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-3-842x474-5-.jpg?resize=300,169 300w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-3-842x474-5-.jpg?resize=768,432 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 842px) 100vw, 842px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"3-pencarian-sumber-data-tanpa-cookie-menyebabkan-tantangan-marketing\" class=\"wp-block-heading\"><b>3. Pencarian sumber data tanpa cookie menyebabkan tantangan marketing<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rencana Google untuk menghapus cookie akan mempersulit pencarian data pelanggan dalam beberapa tahun mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pergeseran ini sebagian besar disebabkan oleh permintaan privasi konsumen. Pelanggan saat ini menginginkan transparansi dan kontrol lebih besar atas cara perusahaan menggunakan data mereka, dan dunia menanggapinya. Peraturan seperti GDPR UE dan Undang-Undang Privasi Konsumen California berupaya memerangi penggunaan dan penyimpanan data pelanggan yang tidak etis. Browser web Safari dan Firefox sudah memblokir cookie secara default. Pengumuman Google untuk tidak lagi mendukung penggunaan cookie dalam beberapa tahun mendatang akan makin mempersulit pengumpulan data pihak ketiga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penurunan penggunaan cookie akan menyebabkan tantangan bagi 83% marketer<![CDATA[<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Statista, \u201cThird-party cookie depreciation - statistics &#038; facts,\u201d November 2022\">]]>5<![CDATA[<\/sup>]]> yang sangat bergantung pada cookie untuk menginformasikan strategi yang berfokus pada produk mereka. Meskipun Google mengumumkan bahwa penghentian penggunaan cookie akan ditunda hingga 2024, sekaranglah saatnya Anda menemukan cara baru untuk mengumpulkan set data pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data pelanggan pihak pertama, yaitu informasi yang dikumpulkan perusahaan langsung dari pelanggannya sendiri, adalah pengganti yang paling jelas. Data ini berupa informasi yang diperlukan pelanggan untuk membeli produk atau layanan, seperti alamat email, lokasi, dan nomor telepon. Marketer juga bisa menyertakan pertanyaan opsional di formulir proses pembayaran untuk mengumpulkan data, seperti apa yang membawa pelanggan ke situs, layanan apa yang mereka minati, atau berapa banyak pembelian yang telah mereka lakukan. Informasi tambahan ini, yang disebut data pihak nol, tidak diwajibkan untuk pelanggan yang melakukan pembelian, yang berarti mereka harus setuju untuk menyetujui partisipasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak seperti data pihak ketiga, teknik pengumpulan ini lebih personal dan transparan karena dikumpulkan langsung dari pelanggan Anda sendiri. Selain itu, karena mereka memerlukan persetujuan (baik secara implisit dengan memberikan informasi kontak untuk membeli produk, atau secara eksplisit dengan menjadikan pertanyaan riset pasar bersifat opsional), mereka menempatkan marketer pada posisi yang lebih baik dalam hal kepatuhan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, banyak marketer masih kesulitan dalam menerapkan data baru ini. Studi pada tahun 2021 oleh Google dan BCG menemukan bahwa hanya 1-2%<sup class=\"wab-note\" data-title='BCG, \"Delivering on the Promise of First-Party Data,\" Maret 2021'>6<\/sup> perusahaan yang mengumpulkan data pihak pertama menggunakan data tersebut untuk mengembangkan pengalaman pelanggan lintas saluran tunggal.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"cara-memaksimalkan-data-pihak-pertama\" class=\"wp-block-heading\"><b>Cara memaksimalkan data pihak pertama:<\/b><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Manfaatkan data pelanggan untuk mendorong otomatisasi: <\/b>Data pihak pertama bersifat unik karena memberi Anda insight, bukan tentang grup pelanggan target atau orang<i> seperti<\/i> pelanggan Anda, melainkan tentang pembeli <i>aktual<\/i>. Gunakan data ini untuk menciptakan pengalaman pengiriman pesan otomatis yang dipersonalisasi untuk pelanggan ini. <br><br>Misalnya, Anda menjalankan butik pakaian online. Data pihak pertama Anda menunjukkan segmen pelanggan dari pembeli perempuan Gen Z yang peduli dengan biaya. Anda memutuskan untuk membuat kampanye marketing otomatis melalui layanan seperti WhatsApp Business API. Pembeli yang memilih untuk menerima pesan teks Anda akan mendapatkan kode diskon eksklusif, dan juga akan menerima pemberitahuan setiap kali ada obral di butik Anda. Pesan ini bisa dijadwalkan sebelumnya, sehingga menghemat waktu Anda sambil menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi untuk segmen pelanggan ini berdasarkan minat yang teridentifikasi. Intinya, Anda membangun kepercayaan dan hubungan baik tanpa harus terus-menerus memantau kotak masuk.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Kembangkan keikutsertaan yang jelas bagi pelanggan:<\/b> Data pihak pertama memerlukan persetujuan pelanggan untuk dikumpulkan. Sampaikan dengan jelas dan ringkas saat meminta persetujuan pelanggan, dan bagikan cara Anda menggunakan data ini untuk meningkatkan produk dan pengalaman belanja pelanggan. Secara hukum, Anda juga harus menyediakan metode penolakan sederhana bagi pelanggan yang tidak lagi ingin menerima pesan atau promo marketing dari bisnis Anda. Jika Anda memiliki keraguan tentang proses persetujuan atau penolakan, sebaiknya carilah nasihat hukum.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Ciptakan berbagai peluang untuk mengumpulkan data: <\/b>Maksimalkan kesempatan untuk mengumpulkan data pihak pertama sebanyak mungkin dengan menawarkan program loyalitas pelanggan, langganan buletin email, dan survei. Manfaatkan masukan pelanggan untuk menemukan tren dalam riwayat pembelian dan preferensi, serta pertimbangkan analitik situs untuk mengukur perilaku pelanggan juga.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Data pihak pertama bukan hanya meningkatkan kemampuan Anda untuk mempersonalisasi pengalaman pelanggan. Menurut riset BCG<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Ibid, Maret 2021\">7<\/sup>, penggunaan data pihak pertama untuk marketing berbasis data bisa menekan biaya sebesar 1,6x dan menggandakan pendapatan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img data-dominant-color=\"7b8483\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #7b8483;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"842\" height=\"474\" class=\"wp-image-691 not-transparent\" src=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-4-842x474-3-.jpg\" alt=\"Seseorang mengambil gambar di telepon pada latar belakang, sementara dua orang berdiri di depan dan seseorang menggulir telepon\" srcset=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-4-842x474-3-.jpg 842w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-4-842x474-3-.jpg?resize=300,169 300w, https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-4-842x474-3-.jpg?resize=768,432 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 842px) 100vw, 842px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"4-terhubung-dengan-pembelanja-muda-yang-peduli-dengan-anggaran\" class=\"wp-block-heading\"><b>4. Terhubung dengan pembelanja muda yang peduli dengan anggaran<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dulu, generasi millennial merupakan generasi terbesar, tetapi saat ini Gen Z sudah mengunggulinya. Pada tahun 2022, Gen Z berjumlah 27%<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Insider Intelligence, \u201cMillennial News: Latest characteristics research, and facts,\u201d April 2022\">8<\/sup> dari populasi AS.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Bloomberg<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Bloomberg, \u201cGen Z has $360 to Spend, Trick is Getting them to Buy,\u201d November 2021\">9<\/sup>, Gen Z menghasilkan $360 miliar dalam pendapatan yang berlebih. Namun, tantangannya adalah membuat mereka membelanjakan uangnya karena mereka juga lebih hemat dibandingkan generasi sebelumnya. Tiga puluh dua persen<sup class=\"wab-note\" data-title=\"CM Group, \u201cMarketing to Gen Z,\u201d Februari 2022\">10<\/sup> dari Gen Z menganggap bahwa pekerjaan dengan gaji tinggi adalah tanda keberhasilan, (10% lebih tinggi dari generasi lainnya), dan 38% lebih memilih menyewa pakaian atau berbelanja di toko barang bekas.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"cara-menarik-perhatian-pemirsa-gen-z\" class=\"wp-block-heading\"><b>Cara menarik perhatian pemirsa Gen Z:<\/b><\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Jalin interaksi dengan mereka di tempat mereka: <\/b>Survei oleh Mitto<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Mitto, \u201cTwo-Thirds of Gen Z favor text messaging over email during ecommerce interactions,\u201d Juni 2022\">11<\/sup> menemukan bahwa 2\/3 konsumen Gen Z lebih memilih berkirim pesan teks daripada email saat berinteraksi dengan merek e-commerce. Studi ini juga menemukan bahwa 90% responden merasa penting bagi merek untuk berinteraksi di saluran pilihan Gen Z, yaitu SMS, media sosial, dan aplikasi obrolan lainnya. <br><br>Agar relevan dengan grup ini, menciptakan pengalaman perpesanan yang menarik, personal, dan responsif adalah kuncinya. Banyak solusi perpesanan bisnis yang memungkinkan Anda mengotomatiskan pertanyaan umum, pembaruan dan pelacakan orderan, serta pengingat tugas yang belum selesai agar konsumen Gen Z tidak perlu menunggu tanggapan atau kabar terkini.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Pengalaman omnichannel yang lancar: <\/b>Marketer harus bersedia berinvestasi dalam teknologi canggih untuk memberikan pengalaman yang cepat dan efisien yang diharapkan Gen Z. Namun, mereka juga harus memahami preferensi generasi ini terhadap pengalaman berbelanja langsung, dan ekspektasi tinggi yang mereka miliki untuk interaksi tersebut.<br><br>Katakanlah sebuah butik lokal sedang mengadakan obral, dan mempromosikannya melalui geolokasi di Instagram. Seorang pembeli Gen Z mengklik iklan untuk melihat informasi lebih lanjut. Iklan tersebut mengarahkannya ke aplikasi pengiriman pesan yang digunakan oleh bisnis tersebut. Pembeli itu mengirim pesan ke nomor tersebut untuk menanyakan stok beberapa item. Staf menyimpan barang tersebut di belakang konter, jadi ketika pelanggan tersebut berkunjung beberapa jam kemudian, barang sudah disiapkan dan staf toko sudah menunggu kedatangannya. Pengalaman ini, meskipun dimulai secara online, dipersonalisasi dari awal hingga akhir, dan berakhir dengan penjualan langsung.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-734\" src=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Body-5-V1-842x474.jpg\" alt=\"Seseorang tersenyum dalam panggilan video sementara seekor kucing menyembulkan kepalanya ke layar untuk bergabung ke panggilan\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h2 id=\"5-kekurangan-talenta-digital-marketer-berpengalaman\" class=\"wp-block-heading\"><b>5. Kekurangan talenta digital marketer berpengalaman<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">ManPower group<![CDATA[<sup class=\"wab-note\" data-title=\"ManPower Group, \u201cThe 2022 Global Talent Shortage,\u201d 2022\">]]>12<![CDATA[<\/sup>]]> menemukan bahwa kekurangan talenta berada di titik tertinggi dalam 16 tahun terakhir, dengan 75% perusahaan yang disurvei melaporkan kesulitan menemukan talenta yang berkualifikasi. Mereka juga melaporkan bahwa peran penjualan dan marketing merupakan peran yang paling banyak dibutuhkan setelah TI &#038; data.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menariknya, bukan hanya marketer digital terampil yang sulit didapat; marketer saat ini juga makin <i>buruk<\/i> dalam keterampilan digital. Target Internet\u2019s Digital Marketing Skills Benchmark 2022<sup class=\"wab-note\" data-title=\"Target Internet, \u201cDigital Marketing Skills Benchmark 2022\u201d, Januari 2022\">13<\/sup> menemukan bahwa banyak keterampilan marketing stagnan atau menurun antara tahun 2020 dan 2021 (media sosial -2%, marketing konten -4%, analitik dan data -6%), bahkan saat penggunaan area tersebut meningkat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penurunan ini bisa jadi karena karyawan yang menggunakan keterampilan ini tidak berpengalaman, tetapi harus mengerjakannya karena kurangnya staf. Pendekatan ini cenderung mengutamakan kuantitas daripada kualitas, serta menyisakan sedikit waktu bagi karyawan untuk memperdalam set keahlian mereka.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Banyak marketer akan mendapati bahwa kurangnya talenta adalah pedang bermata dua pada tahun 2023. Di satu sisi, proses perekrutan memakan waktu dan biaya yang besar. Dengan latar belakang resesi yang semakin dekat, menambah tenaga kerja bukanlah prioritas utama bagi banyak organisasi. Di sisi lain, mencoba menciptakan pengalaman digital yang dipersonalisasi tanpa jumlah tenaga kerja yang memadai untuk mendukungnya bisa menjadi tantangan jika tidak menggunakan teknologi yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<h3 id=\"cara-memanfaatkan-otomatisasi-untuk-melakukan-lebih-banyak-hal-dengan-lebih-sedikit-staf\" class=\"wp-block-heading\"><b>Cara memanfaatkan otomatisasi untuk melakukan lebih banyak hal dengan lebih sedikit staf:<\/b><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika anggaran perekrutan Anda rendah, investasikan pada solusi otomatis agar karyawan Anda saat ini tidak perlu melakukan pengerjaan manual. Otomatisasi bisa memberikan imbal hasil investasi yang sangat bagus, dengan biaya tambahan yang lebih sedikit untuk perekrutan dan pelatihan. <br><br>Banyak aplikasi dan platform mengotomatisasi analisis pelanggan, manajemen media sosial, chatbot layanan pelanggan, dan kampanye email. Meskipun otomatisasi ini tidak bisa menggantikan marketer digital berpengalaman, otomatisasi bisa membebaskan staf Anda saat ini untuk fokus pada tugas marketing yang tidak bisa diselesaikan mesin.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Peningkatan efisiensi\/komunikasi asinkron: <\/b>Komunikasi asinkron adalah cara yang nyaman dan bebas tekanan bagi pelanggan untuk terhubung dengan bisnis dalam format yang sama seperti yang mereka gunakan untuk mengirim pesan kepada teman. Fitur ini juga meningkatkan efisiensi tim Anda secara signifikan, dan memungkinkan Anda terhubung dengan pembeli dengan upaya minimal. <br><br>Gunakan otomatisasi pesan untuk menawarkan tanggapan instan kepada pelanggan kapan pun mereka menghubungi, terlepas dari waktu di kantor Anda. Banyak Pertanyaan Umum juga bisa diotomatisasi sehingga pelanggan bisa menyelesaikan masalah mereka sendiri tanpa harus terhubung dengan anggota tim Anda secara langsung. Otomatisasi ini mengurangi beban kerja tim Anda secara signifikan, tanpa membuat pelanggan frustasi karena mereka menunggu Anda kembali online.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Penciptaan prospek yang lebih baik dan pemeliharaan: <\/b>Pengiriman pesan otomatis memungkinkan Anda membuat kampanye drip yang dipersonalisasi berdasarkan segmen pelanggan. Saat calon pelanggan baru memilih untuk berlangganan pesan Anda, Anda bisa mengatur kampanye untuk secara otomatis menjangkau mereka sesuai jadwal yang dipilih. Dengan begitu, merek Anda selalu diingat sekaligus memberikan informasi yang relevan dan personal kepada pelanggan, tanpa perlu staf tambahan untuk mengelola interaksi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"wp-block-list-item\"><b>Skalabilitas: <\/b>Otomatisasi juga mempermudah skalabilitas seiring pertumbuhan basis pelanggan. Jika kampanye pesan Anda dikelola oleh anggota staf, pada akhirnya orang tersebut akan mencapai kapasitas maksimal dan Anda perlu merekrut anggota tim tambahan untuk memenuhi permintaan. Namun, jika interaksi ini diotomatisasi, bisnis Anda bisa berkembang secepat mungkin, tanpa hambatan staf yang menghambat laju Anda, atau memperlambat pengalaman pelanggan. Seiring berkembangnya basis pelanggan Anda, AI akan mengirimkan lebih banyak pesan ke lebih banyak orang, sementara tim Anda tetap terbebas dari tugas dan proyek yang membutuhkan manusia.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tips berikut ini akan membantu perusahaan Anda mengatasi kekurangan talenta dalam jangka pendek. Namun, ingat bahwa merek Anda juga bisa bersiap untuk jangka panjang dengan mendukung generasi marketer berikutnya. Menjalin koneksi dengan perguruan tinggi dan universitas lokal serta menawarkan magang digital marketing merupakan dua cara utama untuk mengedukasi dan membekali para marketer masa depan.<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"ubah-tantangan-marketing-masa-depan-menjadi-peluang\" class=\"wp-block-heading\"><b>Ubah tantangan marketing masa depan menjadi peluang<\/b><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meskipun marketer akan terus menghadapi tantangan yang tak terpungkiri di tahun 2023, mereka juga berada di ambang peluang besar untuk menjangkau pemirsa dengan cara yang baru dan menarik. Siapkan strategi marketing dan tim Anda untuk lima tantangan ini agar Anda siap menyambut tahun mendatang.<\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari cara mengubah lima tantangan marketing teratas tahun 2023 menjadi peluang bagi bisnis Anda.<\/p>\n","protected":false},"author":23,"featured_media":7697,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[283],"tags":[],"class_list":["post-7696","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pelanggan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v27.5 (Yoast SEO v27.5) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Mengatasi 5 Tantangan Marketing Teratas 2023 | WhatsApp for Business<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari cara mengubah lima tantangan marketing teratas tahun 2023 menjadi peluang bagi bisnis Anda.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya) | WhatsApp for Business\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari cara mengubah lima tantangan marketing teratas tahun 2023 menjadi peluang bagi bisnis Anda.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"WhatsApp for Business\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/WhatsAppBiz\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-12-08T05:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-18T20:25:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1279\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"456\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"petersorensen\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"WhatsApp for Business\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":[\"Article\",\"BlogPosting\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/\"},\"author\":\"WhatsApp for Business\",\"headline\":\"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya)\",\"datePublished\":\"2022-12-08T05:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-18T20:25:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/\"},\"wordCount\":2615,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Hero-1279x456-7-.jpg\",\"articleSection\":[\"Pelanggan\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/\",\"name\":\"Mengatasi 5 Tantangan Marketing Teratas 2023 | WhatsApp for Business\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Hero-1279x456-7-.jpg\",\"datePublished\":\"2022-12-08T05:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-18T20:25:27+00:00\",\"description\":\"Pelajari cara mengubah lima tantangan marketing teratas tahun 2023 menjadi peluang bagi bisnis Anda.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/\"]}],\"author\":\"WhatsApp for Business\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Hero-1279x456-7-.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Hero-1279x456-7-.jpg\",\"width\":1279,\"height\":456,\"caption\":\"Dua orang rekan kerja mengumpulkan ide menggunakan kertas tempel di jendela kantor\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"WhatsApp for Business\",\"description\":\"Do more with conversations\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"WhatsApp untuk Bisnis\",\"url\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Digital_Inline_White_RGB_2026.svg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Digital_Inline_White_RGB_2026.svg\",\"width\":1487,\"height\":346,\"caption\":\"WhatsApp untuk Bisnis\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/WhatsAppBiz\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/showcase\\\/whatsapp-business\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/whatsappforbusiness\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengatasi 5 Tantangan Marketing Teratas 2023 | WhatsApp for Business","description":"Pelajari cara mengubah lima tantangan marketing teratas tahun 2023 menjadi peluang bagi bisnis Anda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya) | WhatsApp for Business","og_description":"Pelajari cara mengubah lima tantangan marketing teratas tahun 2023 menjadi peluang bagi bisnis Anda.","og_url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/","og_site_name":"WhatsApp for Business","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/WhatsAppBiz","article_published_time":"2022-12-08T05:00:00+00:00","article_modified_time":"2026-04-18T20:25:27+00:00","og_image":[{"width":1279,"height":456,"url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"petersorensen","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"WhatsApp for Business","Est. reading time":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":["Article","BlogPosting"],"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/"},"author":"WhatsApp for Business","headline":"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya)","datePublished":"2022-12-08T05:00:00+00:00","dateModified":"2026-04-18T20:25:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/"},"wordCount":2615,"publisher":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg","articleSection":["Pelanggan"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/","url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/","name":"Mengatasi 5 Tantangan Marketing Teratas 2023 | WhatsApp for Business","isPartOf":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg","datePublished":"2022-12-08T05:00:00+00:00","dateModified":"2026-04-18T20:25:27+00:00","description":"Pelajari cara mengubah lima tantangan marketing teratas tahun 2023 menjadi peluang bagi bisnis Anda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/"]}],"author":"WhatsApp for Business"},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/#primaryimage","url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg","contentUrl":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg","width":1279,"height":456,"caption":"Dua orang rekan kerja mengumpulkan ide menggunakan kertas tempel di jendela kantor"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/#website","url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/","name":"WhatsApp for Business","description":"Do more with conversations","publisher":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/#organization","name":"WhatsApp untuk Bisnis","url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Digital_Inline_White_RGB_2026.svg","contentUrl":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Digital_Inline_White_RGB_2026.svg","width":1487,"height":346,"caption":"WhatsApp untuk Bisnis"},"image":{"@id":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/WhatsAppBiz","https:\/\/www.linkedin.com\/showcase\/whatsapp-business","https:\/\/www.instagram.com\/whatsappforbusiness"]}]}},"parsely":{"version":"1.1.0","canonical_url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/","smart_links":{"inbound":0,"outbound":0},"traffic_boost_suggestions_count":0,"meta":{"@context":"https:\/\/schema.org","@type":"NewsArticle","headline":"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya)","url":"http:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/","mainEntityOfPage":{"@type":"WebPage","@id":"http:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/blog\/2023-marketing-challenges-and-solutions\/"},"thumbnailUrl":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg?w=150&h=150&crop=1","image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Hero-1279x456-7-.jpg"},"articleSection":"Pelanggan","author":[{"@type":"Person","name":"petersorensen"}],"creator":["petersorensen"],"publisher":{"@type":"Organization","name":"WhatsApp for Business","logo":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Digital_Inline_White_RGB_2026.svg"},"keywords":[],"dateCreated":"2022-12-08T05:00:00Z","datePublished":"2022-12-08T05:00:00Z","dateModified":"2026-04-18T20:25:27Z"},"rendered":"<script type=\"application\/ld+json\" class=\"wp-parsely-metadata\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@type\":\"NewsArticle\",\"headline\":\"5 Tantangan Marketing Teratas 2023 (dan Cara Mengatasinya)\",\"url\":\"http:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/\",\"mainEntityOfPage\":{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"http:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/id\\\/blog\\\/2023-marketing-challenges-and-solutions\\\/\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Hero-1279x456-7-.jpg?w=150&h=150&crop=1\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Hero-1279x456-7-.jpg\"},\"articleSection\":\"Pelanggan\",\"author\":[{\"@type\":\"Person\",\"name\":\"petersorensen\"}],\"creator\":[\"petersorensen\"],\"publisher\":{\"@type\":\"Organization\",\"name\":\"WhatsApp for Business\",\"logo\":\"https:\\\/\\\/whatsappbusiness.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Digital_Inline_White_RGB_2026.svg\"},\"keywords\":[],\"dateCreated\":\"2022-12-08T05:00:00Z\",\"datePublished\":\"2022-12-08T05:00:00Z\",\"dateModified\":\"2026-04-18T20:25:27Z\"}<\/script>","tracker_url":"https:\/\/cdn.parsely.com\/keys\/whatsappbusiness.com\/p.js"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7696","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/23"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7696"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7696\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9328,"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7696\/revisions\/9328"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7696"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7696"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/whatsappbusiness.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7696"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}