Bagi wisatawan modern, pengalaman dimulai saat mereka memutuskan merservasi perjalanan. Saat ini, pelanggan meminta pembaruan secara realtime, layanan yang dipersonalisasi, dan komunikasi yang mudah bahkan sebelum mereka mencapai tujuan. Ekspektasi tersebut membuka peluang bagi brand perjalanan dan wisata di WhatsApp.
Maskapai penerbangan, agensi perjalanan online (OTA), hotel, dan lainnya bisa meningkatkan pengalaman pelanggan dengan memberikan informasi kepada wisatawan di WhatsApp dengan pembaruan tepat waktu, mulai dari konfirmasi perjalanan sampai perubahan gate di menit-menit terakhir. Perpesanan perjalanan secara realtime bisa membantu mendorong interaksi dengan menyampaikan penawaran eksklusif, peluang upgrade, dan tips perjalanan yang bermanfaat secara langsung kepada pelanggan di saluran pilihannya.
Riset terbaru yang disorot dalam Laporan Kondisi Berkirim Pesan Bisnis menunjukkan perubahan fundamental dalam perilaku konsumen. Lebih dari 73% orang dewasa yang disurvei secara online mengatakan bahwa perpesanan adalah cara pilihan mereka untuk berkomunikasi dengan bisnis, dan 77% merasa lebih terhubung dengan bisnis yang bisa mereka kirimi pesan secara langsung.1
Kurangi ketidakpastian wisatawan dengan reservasi dan pemberitahuan penerbangan proaktif
Reservasi menandai dimulainya perjalanan wisatawan. Dengan mengirimkan konfirmasi pemesanan yang terikat waktu dan pengingat praperjalanan melalui pesan utilitas di WhatsApp, merek perjalanan bisa secara proaktif terhubung dengan pelanggan, menawarkan visibilitas realtime ke perjalanan yang akan datang.
Booking confirmations with WhatsApp

Ketika cuaca atau perubahan gate mengacaukan jadwal, pemberitahuan penerbangan melalui SMS dan email sering kali tidak diikuti dengan kabar selanjutnya sehingga penumpang bertanya-tanya apa yang akan terjadi selanjutnya. Dengan WhatsApp, maskapai penerbangan dan perusahaan perjalanan bisa secara langsung membagikan perubahan jadwal, memberikan opsi pemesanan ulang, serta mengirimkan boarding pass digital sehingga memberi wisatawan langkah-langkah selanjutnya yang jelas di dalam rangkaian obrolan yang sama.
Brand perjalanan bisa menggunakan pesan utilitas di WhatsApp untuk:
- Mengirimkan konfirmasi reservasi instan: Berikan konfirmasi yang dienkripsi secara realtime dan pengingat praperjalanan langsung ke telepon wisatawan sejak reservasi dilakukan.
- Memberikan pemberitahuan penerbangan realtime: Sebelum wisatawan memeriksa papan keberangkatan, bagikan perubahan jadwal, opsi reservasi ulang, dan boarding pass digital dengan latensi sub-5 detik yang ditargetkan dan waktu aktif 99,9%.
- Mengaktifkan pengelolaan reservasi dalam utas: Izinkan pelanggan mengelola reservasi, memilih kursi, menyesuaikan jadwal, atau terhubung dengan agen langsung menggunakan tombol interaktif, semuanya dalam utas yang sama.
Air France mengadopsi WhatsApp untuk pesan marketing, layanan, utilitas, dan autentikasi, yang mengalihkan 85% layanan pelanggan sosial ke WhatsApp. Hasilnya, maskapai ini memperoleh 4,5x tingkat klik tayang yang lebih tinggi pada penawaran yang dipersonalisasi dibandingkan dengan email, yang menunjukkan kekuatan komunikasi langsung secara realtime.*
“Di Air France, kami percaya setiap touchpoint pelanggan memunculkan peluang berinteraksi dan berkembang. Kami menggunakan pesan di WhatsApp untuk mendorong nilai di seluruh siklus hidup perjalanan pelanggan. WhatsApp memainkan peran penting yang memungkinkan penghematan biaya dan cara baru meraih pendapatan sekaligus menekankan retensi dan interaksi jangka panjang.”
Gauthier Le Masne
VP, Digital Marketing, Air France
Untuk mempermudah konfirmasi pemesanan, pembaruan penerbangan, dan alur login yang aman, Meta Business Messaging Partner bisa membantu.
Mendorong pendapatan inkremental dengan rekomendasi perjalanan yang dipersonalisasi
Setelah mereservasi tiket penerbangan, wisatawan masih memerlukan akomodasi, transportasi ke destinasi, atau aktivitas menarik di destinasi. Melalui pesan marketing, brand perjalanan bisa menganalisis data pemesanan untuk secara proaktif memberikan rekomendasi yang relevan, seperti upgrade hotel, opsi transportasi darat, pengalaman lokal, saat wisatawan secara aktif merencanakan.
Dengan 3 dari 4 orang dewasa yang disurvei secara online mengatakan bahwa mereka menghargai pesan yang dipersonalisasi tentang produk, layanan, diskon, dan obral melalui perpesanan, penawaran yang dipersonalisasi di WhatsApp terasa seperti layanan pribadi dan bukan promosi massal.1 Relevansi ini mendorong interaksi yang lebih tinggi: perpesanan membantu brand menjangkau pelanggan yang mungkin tidak membuka email atau menanggapi notifikasi otomatis aplikasi.

Maskapai penerbangan internasional TUI menunjukkan potensi pendapatan dari pendekatan ini. Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, maskapai ini membangun daftar pelanggan WhatsApp untuk menyampaikan promo yang ditargetkan, diskon tiket penerbangan, dan pemberitahuan destinasi. Hasilnya, mereka mencapai interaksi pelanggan hingga 7x lebih tinggi daripada kampanye iklan marketing email.
“Pesan WhatsApp berhasil menjangkau pelanggan yang tidak bisa kami capai melalui saluran CRM lainnya karena mereka tidak selalu membuka email atau mengklik pesan push aplikasi. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa WhatsApp mendorong pertumbuhan pendapatan inkremental.”
Annemarie van Hecke
Head of CRM dan Customer Analytics, TUI Benelux
Saat rekomendasi yang dipersonalisasi dan relevan hadir di saluran yang dipercaya wisatawan, pelanggan akan mendapat manfaat dan brand bisa mendorong pendapatan inkremental.
Ciptakan perjalanan yang lancar dengan WhatsApp
Brand perjalanan dan wisata yang siap mengurangi gangguan dan mendorong reservasi berulang harus fokus pada 3 prioritas:
1. Peringatan otomatis reservasi dan siklus hidup penerbangan
Integrasikan pesan utilitas ke dalam sistem reservasi untuk memicu konfirmasi, pengingat pra-perjalanan, perubahan gerbang, dan notifikasi penundaan secara otomatis. Gunakan beragam media untuk menyampaikan boarding pass dan opsi reservasi ulang interaktif secara langsung dalam obrolan. Saat gangguan terjadi, beri tahu wisatawan secara proaktif dengan konteks yang jelas dan langkah selanjutnya, alih-alih menunggu mereka menghubungi dukungan.
2. Berikan rekomendasi upsell yang dipersonalisasi di saat yang tepat
Gunakan data reservasi untuk mengirim pesan marketing bertarget, paket hotel, transportasi darat, ekskursi pada periode perencanaan antara reservasi dan keberangkatan. Promo yang dipersonalisasi di WhatsApp menjangkau pelanggan yang mungkin tidak berinteraksi dengan email atau notifikasi otomatis, dan hasil TUI menunjukkan bahwa saluran ini bisa mengungguli saluran CRM lainnya dalam hal pendapatan per penerima.
3. Memungkinkan autentikasi yang aman dalam utas
Ganti OTP berbasis SMS dengan pesan autentikasi di WhatsApp untuk login program loyalitas, modifikasi reservasi, dan verifikasi pembayaran. Penyampaian kurang dari 5 detik dengan enkripsi end-to-end mengurangi hambatan sekaligus menjaga keamanan akun wisatawan.
Brand perjalanan yang berinvestasi dalam peringatan proaktif dan rekomendasi yang dipersonalisasi di WhatsApp bisa mengurangi beban operasional, membangun kepercayaan dengan wisatawan, dan mendorong reservasi berulang dengan satu notifikasi pada satu waktu.
Siap memulai? Temukan Meta Business Messaging Partner untuk solusi yang disesuaikan dan integrasi yang lancar. Meta Business Partners memiliki keahlian yang diakui dan bisa membantu Anda mengaktifkan alur kerja perpesanan otomatis yang aman dengan cepat dan efisien.
Sumber
1 The State of Business Messaging 2026, WhatsApp dari Meta, berdasarkan riset Kantar yang diprakarsai oleh Meta (studi online terhadap 11.056 orang dewasa di 22 pasar global, (AS, FR, DE, UK, ES, IN, MX, BR, ID, TH, VN, MY, PH, CA, AR, CO, TR, SG, KSA, UEA, NZ, AU), yang dilakukan pada April–September 2025.
*Hasil dilaporkan secara mandiri dan identifikasi tidak bisa diulang. Umumnya, setiap hasil yang diperoleh kemungkinan berbeda.




